Menteri Pertanian Lecut Motivasi Mahasiswa Baru IPB

Menteri Pertanian Lecut Motivasi Mahasiswa Baru IPB

Berita

Masa Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru Angkatan 45 IPB yang mengusung jargon "Patriot 45" berlangsung dengan sejumlah agenda, diantaranya Studium General yang menghadirkan narasumber Menteri Pertanian RI, Dr. Anton Apriyantono. Lebih dari 3000 mahasiswa baru IPB memadati Graha Widya Wisuda, Senin (18/8). Beratribut jas almamater dan bercaping, para mahasiswa baru IPB gegap gempita mengikuti acara pada hari itu.

Dengan nada motivatif, Mentan mengatakan, "Masa depan Indonesia ada di tangan petani, ada di sektor pertanian. Peran pertanian bagi pembangunan negeri ini sangat nyata, mulai dari menyerap tenaga kerja, sumber pendapatan, penghasil pangan, pemacu pertumbuhan ekonomi, hingga pariwisata dan budaya. Krisis energi, salah satu alternatifnya bisa diatasi dengan bahan baku hasil pertanian. Dari sini bisa dibayangkan masa depan betul-betul ada di sektor pertanian.

Ada kejadian menarik saat secara spontan Mentan bertanya kepada ribuan mahasiswa baru di hadapannya, "Siapa diantara kalian yang bercita-cita jadi petani?" Susana pun tampak hening sejenak. Sesaat kemudian, tak lebih dari separo mahasiswa yang mengangkat tangan. Mentan kemudian menantang para mahasiswa, "Jika tidak ada yang mau jadi petani, siapa yang akan mengelola potensi sumberdaya alam Indonesia yang melimpah. Dua sebutan untuk Negara kita yakni Negara agraris dan Negara maritim, siapa yang akan menjaganya? Apakah rela diserahkan dan dikelola asing?"

Mentan pun kemudian menjelaskan bahwa pertanian itu bukan sekedar "nyangkul" sebagaimana mungkin dibayangkan oleh kebanyakan generasi muda kita. Pertanian dalam arti luas membutuhkan ahli-ahli pertanian di bidangnya. "Pilihan kalian belajar di IPB tidak salah, karena ini terkait dengan tanggung jawab hidup-matinya bangsa Indonesia, " tandas Mentan yang disambut sorak sorai mahasiswa.

Mentan pun berpesan pentingnya kewirausahaan di dalam pertanian. "Jadilah kalian ahli-ahli pertanian ataupun entrepreneur-entrepreneur yang mampu menciptakan lapangan kerja di bidang pertanian. Jangan pesimis dengan latar belakang pendidikan pertanian. Banyak pemimpin negeri ini yang jebolan pertanian. Presiden RI saat ini adalah seorang doktor ilmu pertanian IPB."

Usai pemaparan Mentan, Rektor IPB, Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, MSc didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Ir. Yonny Kusmaryono, MS, Wakil Rektor Bidang Riset dan Kerjasama, Dr. Ir. Anas M Fauzi, M.Eng, Direktur Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama (TPB), Dr. Ir. Ibnul Qayim, berkesempatan menyampaikan berbagai informasi seputar IPB kepada para mahasiswa baru tersebut. Informasi seputar visi misi IPB, organisasi/kelembagaan, proses pendidikan, program pembinaan mahasiswa, asrama mahasiswa, peraturan-peraturan akademik, berbagai fasilitas yang menunjang pendidikan dan penelitian, program layanan seperti perpustakaan, penyangga kesehatan, dan beasiswa, serta berbagai capaian dan prestasi yang berhasil diraih IPB. Rektor pun mengatakan bahwa kampus IPB adalah kampus tempat berkumpulnya putra-putri terbaik Indonesia, juga Malaysia dan Negara-negara tetangga lainnya. Sebelumnya Rektor berkesempatan membuka acara yang ditandai dengan pemukulan gong.

Hadir pula Direktur Kemahasiswaan IPB, Dr. Rimbawan, sejumlah Ketua Departemen, jajaran pengurus Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa-Keluarga Mahasiswa (BEM-KM) IPB dan BEM TPB. Acara turut dimeriahkan dengan pengenalan Unit-unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di IPB. Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa-Keluarga Mahasiswa (BEM-KM) IPB, Gema Buana Putra berkesempatan memimpin pembacaan "Janji Mahasiswa Pertanian". (nUr)