Produk UKM nya ingin Memiliki Label dan Masuk Pasar Modern
Jum’at Keliling (Jumling)
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB,di Kelurahan
Margajaya menampung beberapa aspirasi
dari masyarakat setempat. Salah satunya adalah keinginan para pengusaha Usaha
Kecil Menengah (UKM) untuk memiliki label untuk produknya serta memperluas
pemasaran.
Keinginan tersebut diungkapkan
Sekretaris Lurah Margajaya, Saefuddin saat kegiatan jumling digelar, di Kantor
Kelurahan Margajaya, (25/6), Bogor.
“Beberapa produk UKM kami masih
belum memiliki label, dan pemasarannya masih dilakukan di pasar tradisional.
Saya berharap produk UKM kami bisa memiliki label dari IPB, dengan demikian
bisa masuk pasar modern,” ujarnya.
Keinginan tersebut disambut
baik oleh Wakil Kepala Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM)
Bidang Pengabdian Masyarakat, Dr. Prastowo.
Ia mengatakan, untuk bisa
memiliki label seperti halnya produk-produk lainnya yang sudah masuk pasar
modern, memang tidak mudah, karena produknya harus sesuai dengan persyaratan
yang berlaku.
“Jika produknya ingin diberi
label oleh IPB, maka produk tersebut harus sesuai dengan persyaratan yang
berlaku di IPB. Karena ketika IPB mengeluarkan produk dengan label IPB, maka
IPB bertanggung jawab terhadap kualitas produk tersebut,” ujar Dr. Prastowo.
Sementara itu, menjawab tentang
pemasaran, Dr. Prastowo mengatakan IPB telah menyiapkan program pemasaran bagi
produk UKM ataupun produk-produk pertanian yang berada di lingkar kampus IPB.
Menurutnya, sudah ada beberapa produk yang sudah memiliki standar kualitas baik
dan layak untuk di pasarkan baik di pasar tradisional maupun modern.
“Kami telah menyiapkan program
khusus untuk kemasan dan pemasaran, mudah-mudhan tahun ini segera terlaksana,”
ujarnya.
Pada jumling tersebut hadir
beberapa pakar makanan maupun perikanan dari IPB. Diantaranya, Sumarto, S.TP.
(SEAFAST Center), Dr. Tatag (FPIK), Dr. Odang (FPIK), dan ustd. Hamzah .
Selain berkomunikasi dengan
warga di Kelurahan Margajaya, IPB juga memberikan santunan kepada 50 orang anak
yatim. IPB juga memberikan benih ikan gurame dan bibit tanaman kepada petani
dan pelaku UKM. (man)
