IPB Berencana Selenggarakan Upacara Wisuda 2 Bulan Sekali
Mulai tahun 2010, Institut Pertanian Bogor (IPB) berencana menyelenggarakan upacara wisuda dua bulan sekali. Hal tersebut disampaikan Direktur Administrasi Pendidikan (AP) IPB, Dr.Ir.Drajat Martianto, di sela-sela Upacara Wisuda dan Penganugerahan Ijazah Program Diploma IPB, Rabu (18/11) di Graha Widya Wisuda Kampus IPB Darmaga.
”Dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan akademik, IPB berencana menyelenggarakan wisuda setiap dua bulan sekali,” ungkap Dr. Drajat. Berarti dalam setiap upacara wisuda akan dihadiri sekitar 700 wisudawan dan 1500 anggota keluarganya. Perubahan ini untuk mengapresiasi anggota keluarga yang ingin mengikuti jalannya prosesi upacara wisuda langsung dalam ruangan.
Selama ini upacara wisuda dilakukan empat kali setahun, sehingga jumlah peserta melebihi kapasitas gedung Graha Widya Wisuda. ”Sebagian anggota keluarga terpaksa mengikuti di luar ruangan dan duduk di bawah tenda yang disediakan. Dengan adanya kebijakan baru ini anggota keluarga dapat melihat penganugerahan ijazah langsung dalam ruangan,” ujar Dr. Drajat. Selain itu, kebijakan ini diharapkan mengurangi kemacetan lalu lintas menuju Kampus IPB Darmaga.
Direktorat Administrasi Pendidikan IPB juga melakukan perubahan prosesi upacara wisuda. Sebelumnya, Rektor secara umum hanya mewisuda para wisudawan, kemudian dilanjutkan upacara wisuda di masing-masing fakultas. Kini, para wisudawan disebut satu per satu namanya, selanjutnya Rektor IPB langsung memindahkan kuncir toga, dekan fakultas atau direktur program diploma menyerahkan ijazah dan dilanjutkan pemberian medali oleh ketua departemen atau program studi. ”Prosesi ini dilakukan dalam satu tempat,” tandas Dr.Drajat. Sesuai hasil rapat pimpinan disepakati pula kegiatan upacara wisuda di masing-masing fakultas secara formal ditiadakan. Namun memungkinkan fakultas menyelenggarakan sendiri kegiatan informal pertemuan dengan alumni barunya itu.
”Kami juga menyegerakan pelayanan pengambilan ijazah dan transkrip nilai lulusan baru. Sehari setelah upacara, para lulusan dapat langsung mengambil ijazah dan transkrip nilai. Selain itu, sesegera mungkin mereka dapat mengambil ijazah dan transkrip berbahasa Inggris. Tentu saja setelah mereka mengembalikan toga dan melengkapi administrasi,” jelas Dr.Drajat. Dengan upaya ini diharapkan para lulusan dapat langsung terjun ke dunia kerja. Mereka dapat mempergunakan ijazahnya untuk mencari kerja, menciptakan lapangan kerja atau melanjutkan studi, termasuk ke luar negeri.
Dalam upacara wisuda kali ini (17-18/11), Rektor IPB, Prof.Dr.Ir.Herry Suhadiryanto mewisuda 1618 ahli madya dari 15 program keahlian. Rektor berpesan dalam sambutannya agar para wisudawan berperan aktif dalam upaya menyelesaikan masalah bangsa khususnya terkait pangan, energi dan lingkungan. ”Saya berharap lulusan IPB tidak berbangga diri menenteng ijazah ke mana-mana untuk mencari pekerjaan, tapi sebaliknya menciptakan lapangan kerja untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitarnya,” kata Rektor IPB. Ada kesempatan tersebut Direktur Program Diploma IPB, Prof.Dr. Ir.Zairin Junior di dampingi masing-masing ketua program keahlian menyerahkan satu per satu ijazah kepada wisudawan. (ris)
