Serunya Diklat Prajabatan CPNS IPB

Serunya Diklat Prajabatan CPNS IPB

Berita

 

Jangan menggerutu……
Ayo senam duyu
Ubah pola pikir
Jadi good governance
Berantas Korupsi….

Demikian penggalan yel-yel yang membahana di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pegawai Depdiknas, Sawangan, Depok, selama tiga pekan sejak berlangsungnya Diklat Prajabatan bagi calon pegawai negeri sipil. Diklat prajabatan kali ini terdiri dari dua angkatan yakni untuk golongan III dan golongan II yang berasal dari berbagai perguruan tinggi diantaranya IPB, Unpad, Universitas Andalas, Politeknik Manufaktur Bandung, serta dari Pusat Kurikulum Depdiknas dan Balitbang Depdiknas. Untuk golongan III, dari total 55 peserta, CPNS asal IPB sebanyak 40 orang. Sementara untuk golongan II, dari IPB sejumlah 44 orang. Untuk golongan III, diklat berlangsung dari 15 Maret-4 April 2009, sementara golongan II berlangsung dari 22 Maret-7 April 2009.

Tekad dan semangat menjadi PNS berhasil melibas segala letih selama mengikuti diklat. Diklat ini bermanfaat dalam menambah wawasan dan pemahaman CPNS tentang manajemen kepegawaian negara, budaya organisasi pemerintah, pelayanan prima, komunikasi efektif, sistem penyelenggaraan NKRI, wawasan kebangsaan, percepatan pemberantasan korupsi, serta manajemen perkantoran modern. Di tengah-tengah peserta, ada satu kata yang cukup sakti untuk mengingatkan agar peserta mengikuti diklat dengan semangat dan tidak mengeluh. “JANGAN MENGGERUTU”, begitu kata ini disebut, maka peserta diklat pun spontan tertawa. Semoga itu adalah tawa ikhlas untuk berubah lantaran pola pikir (mindset)-nya telah berubah. Yah, pola pikir untuk tidak banyak menggerutu menjadi PNS.

Serunya pelaksanaan diklat prajabatan terbawa hingga dilangsungkan penutupan. Tiga “jagoan” IPB dinyatakan sebagai peserta terbaik diklat untuk golongan III, yakni Charles PHS (Departemen Manajemen Sumberdaya Perikanan FPIK); Ary Gunawan Wardhana (PKSPL) dan Yus Rustandi (PKSPL). Selamat atas prestasi yang diraih, semoga menginspirasi peserta diklat prajabatan yang akan datang untuk meraih prestasi serupa. (nUr)