IPB Tuan Rumah Program Tropical and International Forestry Student Hutan Pendidikan Gunung Walat Go Internasional

IPB Tuan Rumah Program Tropical and International Forestry Student Hutan Pendidikan Gunung Walat Go Internasional

Berita

Awal tahun 2011, Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB) menjadi tuan rumah Program Tropical and International Forestry Student University of Göttingen, German. Kegiatan tersebut terungkap pada penyambutan para mahasiswa tersebut di Ruang Sidang Dekan Fakultas Kehutanan (3/1) di Kampus IPB Dramaga, Bogor.

Lima belas mahasiswa master/ S2, 2 orang professor, Prof. Ralph Mithlohner dan Prof Hofle dari University of Göttingen German, lima orang mahasiswa IPB, dan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), akan mengikuti program ini di Hutan Pendidikan Gunung Walat, Sukabumi, satu bulan lamanya (3-28/1).

Ke 15  mahasiswa tersebut berasal dari berbagai Negara yaitu, Philipina, Kenya, Chili, Guatemala, Nepal, Jerman dan Indonesia.

Salah seorang peserta dari University of Göttingen German, Martin Ehbrecht, ketika diwawancara mengatakan bahwa program ini merupakan  field project yang merupakan salah satu kurikulum yang didapatkannya di Fakultas Kehutanan University of Göttingen German.
“Saya berharapa, program ini bisa berjalan dengan rutin. Kita sudah pergi ke UGM dan Banda Aceh,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Group Program yang juga mahasiswa UGM, Noni Eko Rahayu, S.Hut., mengatakan, setiap mahasiswa yang menginjak semester tiga mereka akan mendapatkan program field trip ini.

“ Ini merupakan program  baru dan sedang berjalan beberapa waktu ini. Setiap mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini akan mengunjungi negara – negara tropis. Kami  sudah kami mengunjungi  Philipina pada program sebelumnya,” ujarnya.
Sementara itu, ketika diwawancara tentang kegiatan ini, Direktur Eksekutif Hutan Pendidikan Gunung Walat, Ir. Budi Prihanto, MS, mengharapkan Hutan Pendidikan Gunung Walat bisa go internasional mengingat sudah banyak mahasiswa, peneliti, atau dosen dari berbagai Negara yang mempergunakan fasilitas di gunung yang dikenal juga dengan Leuweung Sakolaan Sagala Bangsa ini.

Hadir juga pada pembukaan kegiatan tersebut beberapa dosen dan pakar kehutanan, diantaranya adalah Prof. Dr.Ir. Yusuf Sudo Hadi, M.Agr. (man)