Meningkatkan Kualitas Pangan dengan BReAD Unit
BReAd Unit merupakan program kerjasama Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST) Center IPB dan Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB dengan PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk-Divisi Bogasari Flour Mills yang dilaunching di Kampus IPB Darmaga (30/11). IPB mendapatkan bantuan peralatan, tenaga ahli dan sebagian dana untuk renovasi fasilitas yang ada.
“Selain memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai cara produksi yang baik untuk produk-produk bakery, meningkatkan mutu produk pangan pada usaha kecil menengah serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini khususnya untuk anak-anak usia sekolah, BReAD Unit juga dimaksudkan untuk mengembangkan produk yang berbahan dasar tepung-tepungan berbasis sumberdaya lokal,” ujar Prof.Dr.Ir. Purwiyatno Hariyadi, Kepala Seafast Center IPB.
Menurutnya, sumberdaya lokal untuk tepung di Indonesia cukup banyak. Misalnya, tepung singkong, tepung kentang, tepung dari umbi-umbian dan biji-bijian yang lain. “IPB punya database sumberdaya lokal yang bisa dibuat tepung untuk ramuan,” ujarnya. Baking Product sebenarnya hanya bermain dalam adonan. Sehingga komposisi penggunaan tepungnya bisa disiasati. Misalnya dalam membuat muffin, yang biasanya 100% menggunakan tepung gandum, kita bisa mensubtitusi sampai 50% dengan tepung ubi jalar.
Selain muffin ubi jalar, BReAD Unit juga menampilkan Brownies ubi, Corn flakes cookies, Choco Chip, mie walur, mie jagung, roti isi ubi jalar, sweet potato flakes, cereal sorgum, nasi jagung dan lain-lain. BReAD Unit dibangun sebagai tempat pelatihan pembuatan roti dan kue yang diperuntukkan bagi mahasiswa, civitas IPB serta masyarakat di sekitarnya. “Program yang dikembangkan di BReAD Unit ini bisa dijadikan wahana training Edutourism untuk murid TK, SD, SMP, SMA, Mahasiswa, UKM dan masyarakat umum,” tandas Prof. Purwiyatno.
Sementara itu, menurut Dekan Fakultas Teknologi Pertanian, Dr. Sam Herodian, pola kerjasama semacam ini sudah banyak dikembangkan di Amerika, dimana pemerintah, perguruan tinggi dan swasta bekerjasama untuk meng-create dan memanfaatkan teknologi bagi kesejahteraan masyarakat. (zul)
