International Conference of Food Ingredients Asia 2012
Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) bekerja sama dengan SEAFAST Center Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB menyelenggarakan International Conference dengan tema “Future of Food Factors” pada Rabu, 3-4 Oktober 2012 (3/10). Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Food Ingredients Asia 2012 yang pada tahun ini diselenggarakan di Gedung Pusat Niaga, Jakarta International Expo, Kemayoran.
Ketua Panitia International Conference, Dr. Eko Hari Purnomo, STP., M.Sc; menyatakan kegiatan ini diharapkan dapat memfasilitasi transfer informasi antara para akademisi, peneliti, end user dan goverment. “Kegiatan ini mudah-mudahan dapat memfasilitasi transfer informasi dan pengetahuan antara para akademisi, peneliti dengan end user dan goverment karena penelitian di Food Ingredient itu cukup banyak dan kita mencoba memfasilitasi itu supaya bisa terjadi keamanan, kualitas, nutrisi, dan keamanan pangan yang lebih baik dan dampaknya industri dapat mengetahui apa yang sedang dikembangkan oleh peneliti dan di saat yang sama peneliti perguruan tinggi juga bisa mendengar masukan dari industri mengenai kebutuhan industri tersebut”.
Dalam kegiatan International Conference tahun ini terdapat kegiatan tambahan seperti Tropical Plant Curriculum (TPC). “Untuk tahun ini ada kegiatan tambahan karena kebetulan SEAFAST sedang mengelola project yang didanai oleh USAID yang bernama Tropical Plant Curriculum ini. Nanti di dalam kegiatan ini salah satunya adalah melihat bagaimana perkembangan dari project tersebut”, papar Dr. Eko Hari Purnomo. Selain Tropical Plant Curriculum (TPC), ada beberapa spesial event dalam kegiatan ini seperti “Graduate Student Research Paper Competition”.
Dalam acara ini juga terdapat pameran yang diikuti sekitar 400 perusahaan dari 40 negara pelaku industri baik lokal maupun internasional berpartisipasi tahun ini untuk memperluas jaringan dan mengembangkan bisnis di kawasan Asia Tenggara. Para peserta akan menpertunjukkan berbagai macam produk dan jasa dari seluruh industri. (RF)
