Musim Pancaroba, Wabah Flu Burung Mengintai
Pada awal tahun baru, Indonesia memasuki musim pancaroba dimana kondisi cuaca tidak menentu. “Pada musim yang tidak menentu seperti ini, atau sering dikatakan musim ekstrem, kita harus waspada dengan datangnya berbagai penyakit, terutama berkembangnya virus H1N5 atau lebih dikenal dengan penyakit flu burung,” kata Dr.drh. Sri Murtini, MSi, Staf Pengajar Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor (IPB), dalam wawancara Program Siaran Pedesaan, Senin (23/1) melalui telepon dengan Radio Republik Indonesia (RRI) .
Selanjutnya Dr. Sri mengatakan umumnya pada musim ekstrem flu burung kembali mewabah. “Bila kita melihat di rumah sakit, banyak sekali orang-orang yang terkena penyakit ini dan tidak kenal usia, baik tua serta muda. Penyakit ini ditularkan binatang peliharaan seperti ayam dan burung,” ujar Dr.Sri. Menurut survei, penyakit ini muncul dari tempat-tempat seperti rumah sempit dengan lingkungan kurang bersih, dimana hidup bersama mereka binatang peliharaan dalam kandang di rumahnya. Sirkulasi udara pun kurang baik, karena rumah satu sama lain berhimpitan. Dr. Sri mengingatkan untuk membersihkan kandang binatang peliharaan perlu alat pengaman seperti : sarung tangan, masker dan cuci tangan dengan air serta sabun.
“Kita perlu mengingatkan bersama bahwa kebersihan diri dan kebersihan lingkungan seharusnya sudah menjadi budaya. Kalau dari usia dini kita tidak terbiasa hidup bersih dan sehat bagaimana mungkin kita bisa memperoleh budaya hidup sehat yang dicita-citakan oleh kita semua. Kita berharap mens sana in corpore sano atau dalam badan yang sehat, terdapat jiwa kuat tidak hanya menjadi slogan biasa, tapi dambaan kita bersama,” tandas Dr.Sri. (Irma).
