KKNT Inovasi IPB University Hadirkan Gerakan Resap Bumi melalui Pembuatan LRB di Desa Sindangsari Subang
Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB University di Kabupaten Subang, Jawa Barat melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui program Gerakan Resap Bumi berupa pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB) di Desa Sindangsari, Kecamatan Kasomalang.
Kegiatan ini dilakukan melalui pembuatan 12 titik biopori yang tersebar di RW 1, RW 6, dan RW 7 Desa Sindangsari sebagai upaya meningkatkan daya resap air sekaligus mendorong pemanfaatan sampah organik rumah tangga.
Mas Alvy Dwi Sayaza, salah satu anggota tim, mengungkapkan bahwa kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah dan pengenalan biopori sebagai solusi sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan rumah tangga.
“Lubang Resapan Biopori dibuat dengan diameter 10 cm dan kedalaman mencapai 1 meter menggunakan bor biopori. Lubang tersebut berfungsi sebagai media resapan air sekaligus tempat pengolahan sampah organik. Selain meningkatkan daya resap tanah, biopori juga membantu proses dekomposisi sampah organik menjadi kompos,” ujar Alvy.
Setelah kegiatan sosialisasi, mahasiswa bersama masyarakat melakukan praktik langsung pembuatan lubang biopori di sekitar rumah warga. Lubang yang telah dibuat kemudian diisi dengan sampah organik seperti daun kering, sisa makanan, dan limbah dapur lainnya untuk mempercepat proses penguraian.
Hasil dari lubang biopori ini dapat dimanfaatkan sebagai kompos yang dapat dipanen dalam kurun waktu kurang lebih satu bulan. Kompos tersebut dapat digunakan kembali oleh masyarakat sebagai pupuk alami, sehingga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia sekaligus mendukung praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan.
“Melalui Gerakan Resap Bumi, kami berharap masyarakat dapat terus melanjutkan pengelolaan sampah organik secara mandiri dan menjadikan biopori sebagai kebiasaan baru di lingkungan rumah tangga,” tambah Alvy.
Tim KKNT Inovasi IPB University berharap program Gerakan Resap Bumi dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Sindangsari dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih serta mendorong penerapan praktik pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. (*/Rz)
