IPB University dan Ibaraki University Bahas Isu Lingkungan Pertanian Tropis Menuju Keberlanjutan Kawasan


IPB University menjalin kerjasama dengan Ibaraki University dalam Program Joint Consortium Online Class – Tropical Agricultural Environment toward Regional Sustainability pada tanggal 22 Juni  dan akan berakhir 27 Juli 2022 mendatang. Kegiatan ini digelar untuk memahami keberlanjutan regional melalui penelitian dan kegiatan pertanian yang beragam. Kegiatan ini juga diadakan untuk mendorong bakat mahasiswa pascasarjana dalam menemukan dan mendiskusikan solusi mengenai bidang ilmu ini.

Dr Nobuo Sakagami dari Ibaraki University menyambut gembira atas digelarnya kolaborasi ini. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kerjasama yang telah terjalin selama 10 tahun dengan IPB University. Ia juga berharap dapat mengunjungi Indonesia kembali pasca COVID-19.

Namun dengan adanya disrupsi pandemi, lanjutnya, perguruan tinggi dapat memanfaatkan lebih baik teknologi virtual dalam aktivitas internasional. Ia berharap kolaborasi dapat terjalin lebih banyak dengan memanfaatkan berbagai teknologi yang ada.  

“Saya sangat mengapresiasi kerjasama yang terjalin dengan IPB University. Semoga di kemudian hari kita dapat lebih banyak berkolaborasi dan bertatap muka langsung dalam kegiatan Summer Course,” pungkasnya. Ia turut mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam suksesnya kegiatan ini.

Prof Agus Buono, Wakil Dekan Bidang Akademik Sekolah Pascasarjana IPB University turut menyambut hangat hasil kerjasama antara IPB University dan Ibaraki University ini. Ia berharap dapat mempererat hubungan yang sudah terjalin dengan Ibaraki University sejak lama. Mahasiswa partisipan yang bergabung juga dapat mendulang manfaat yang banyak dari kegiatan ini.  “Selamat datang kepada para partisipan, semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif pada pengembangan sains lingkungan dan kesejahteraan manusia,” tutupnya.

Rangkaian kelas daring ini merupakan bagian dari Program Summer Course Program for Agriculture and Ecosystem Resilience to Environmental Disaster Towards Regional Sustainability yang digelar oleh IPB University dan Ibaraki University. Jumlah partisipan yang bergabung hingga akhir pendaftaran sebanyak 87 mahasiswa dari berbagai negara. Mahasiswa akan mendapat dua nilai atau kredit Satuan Kredit Semester (SKS) setelah menyelesaikan program ini.

Kegiatan ini dimulai dengan konsorsium secara virtual selama lima hari dengan melibatkan dosen dari empat perguruan tinggi dari dalam dan luar negeri. Dosen-dosen tersebut adalah Prof Hadi Susilo Arifin dari IPB University terkait topik “Sustainable landscape agriculture”, Prof Tasuku Kato dari Tokyo University of Agriculture and Technology  dengan topik “Characteristics of Agricultural Environment in Tropical Area”, Prof Md Amzad Hossain dari University of The Ryukyus dengan topik “Fundamental Requirements for Environmentally Sound Plant Production”, Prof Nahrowi dari IPB University dengan topik “Animal Production in Tropical Agriculture”, serta Dr Nobuo Sakagami dan Dr Liyantono dari Ibaraki University dan IPB University dengan topik “Sustainability of tropical agriculture”.

Kegiatan ini akan disusul oleh program Summer Course bulan September 2022. Mahasiswa partisipan akan mendapatkan kuliah umum serta pengalaman di bidang agrikultur dan lingkungan. Berbagai kegiatan menarik juga akan dirasakan oleh para mahasiswa, mulai dari aktivitas lapangan di Kampung Wisata Cinangneng, pertukaran budaya, mengunjungi daerah wisata Puncak, hingga seminar internasional. (MW/Zul)



Published Date : 23-Jun-2022

Resource Person : Prof Agus Buono, Dr Nobuo Sakagami

Keyword : agrikultur, lingkungan, Sekolah Pascasarjana IPB University, konsorsium internasional, Summer Course program