Science Techno Park IPB University Siap Jembatani Inovator dan Industri untuk Hasilkan Produk Siap Guna


Pada lahan seluas 3,46 hektar di kawasan Kampus Taman Kencana, Bogor, IPB University membangun Science Techno Park (STP) pada tahun 2015. Sebagai kampus paling inovatif dan penerima anugerah Widyapadhi, IPB University menjadikan STP sebagai tempat untuk melakukan penelitian, pengembangan dan inkubasi bisnis serta alih teknologi dalam rangka mengembangkan dan mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

“STP merupakan lembaga intermediasi yang menjembatani perguruan tinggi dengan industri atau masyarakat dalam mentransformasikan hasil-hasil riset atau invensi menjadi inovasi yang berhasil dan bernilai tambah,” ujar Direktur STP IPB University, Dr Rokhani Hasbullah dalam Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Rencana Bisnis dan Tata Kelola STP yang digelar di Gedung Collaborative Research Center (CRC) Kawasan STP, Kampus Taman Kencana, Bogor (7/8).

FGD ini dihadiri oleh perwakilan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Direktur Keuangan dan Akuntansi, Dr Indah Yuliasih, Direktur Inovasi dan Kekayaan Intelektual, Dr Syarifah Iis Aisyah, Direktur Perencanaan dan Pengembangan, Dr Hari Wijayanto, Direktur Sistem Informasi dan Transformasi Digital, Ir Julio Adi Santoso, M.Kom, para Kepala Pusat Unggulan Iptek (PUI), para ketua Departemen dari Fakultas Teknologi Pertanian, Fakultas Peternakan dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan serta tim pendamping dari Ristekdikti yaitu Iwan Iwut, Hary Yusron, Karlin dan Firman. FGD ini membahas tentang pengelolaan invensi atau teknologi menjadi inovasi. 

STP IPB University sendiri memberikan layanan berupa layanan teknis (pelatihan, peragaan, konsultasi teknis, informasi bisnis), pengembangan teknologi (desain teknologi, purwarupa, manajemen Hak Kekayaan Intelektual (HKI), kantor alih teknologi, inkubasi bisnis (dukungan teknologi, manajemen usaha, promosi dan pemasaran, fasilitasi pembiayaan) dan layanan pendukung (jasa maklon produksi, research and development (R&D) industri, disain label & pengemasan, ruang kantor, ruang konferensi/seminar).  

“Layanan R&D bagi industri meliputi kegiatan jasa analisis laboratorium dan uji pre-klinis,  penelitian siap komersial, networking dengan industri, dan kerjasama penelitian,” ujarnya.

Sementara itu, menurut Wakil Rektor bidang Inovasi, Bisnis dan Kewirausahaan, Prof Erika B. Laconi, pada awal dibentuknya, STP berada di bawah pengelolaan PT Bogor Life Science and Technology (BLST) sebagai holding company yang dimiliki oleh IPB University. 

“Pada bulan Januari 2019 telah dilakukan penggabungan STP dengan Pusat Inkubator Bisnis dan Pengembangan Kewirausahaan (incuBie) menjadi Direktorat Kawasan Sains Teknologi dan Inkubator Bisnis (KSTIB) atau di kenal dengan STP IPB University di bawah koordinasi Wakil Rektor bidang Inovasi, Bisnis dan Kewirausahaan berdasarkan Peraturan MWA Nomor 1/IT3.MWA/OT/2019,” Prof Erika. (**/Zul)



Published Date : 12-Aug-2019

Resource Person : Dr Rokhani Hasbullah

Keyword : Science Techno Park, FGD, IPB University