P3K IPB Latih Manajemen Inovasi UMKM Binaan 4 Perguruan TinggiSenin, 23 November 2009 

Para pengusaha UMKM tidak perlu khawatir dengan persaingan yang sangat tajam saat ini kerena menurutnya 95 persen transaksi masih dikuasai oleh pasar tradisional. Demikian disampaikan Sekretaris P3K LPPM IPB dalam sambutannya ketika membuka Pelatihan Manajemen Inovasi UMKM di Ruang Sidang Serbaguna P3K IPB

 

Kepala Inkubator Bisnis  IPB, Ir. Muslich, MSi. Menyampaikan tidak mungkin seluruh angkatan kerja diserap oleh swasta karena saat ini pertumbuhan tenaga kerja tidak sebanding dengan peluang kerja. Sangat disayangkan pola pikir masyarakat masih kuat sekali bahwa sekolah itu untuk jadi pegawai. Untuk itu pola pikir berwirausaha perlu terus ditanamkan, Pelatihan ini juga dimaksudkan dalam rengka membuka wawasan tentang mengembangkan inovasi usaha kecil dan menengah.

 

Muslich menegaskan peserta pelatihan akan difasilitasi oleh Lembaga Pengelola Dana Bergulir yang berada dibawah kementrian Koperasi dan UMKM untuk itu harus dilatih bagaimana menyususn business plan yang rapi.

 

Selain di latih manajemen inovasi UMKM dengan strategi pemasaran UMKM para peserta juga dilatih tentang rencana pengembangan usaha dan analisis keuangan diharapkan kedepan pengusaha UMKM dapat mengembangkan bisnisnya.

 

Produk-produk yang dihasilkan UMKM sangat beragam mulai dari beras organik, akar wangi, jamur tiram, handycraft, busana muslim, ikan balita,tikar mendong, sepatu hingga jaket kulit. Produk-produk tersebut dipamerkan di IPB International Convention Center bersamaan dengan berlangsungnya pelatihan di hari ke dua.

 

UMKM yang hadir dalam pelatihan merupakan UMKM hasil binaan dari P3K IPB, 6 UMKM binaan Institut Koperasi Indonesia, 6 UMKM binaan Politeknik manufaktur dan 5 UMKM binaan Universitas Jenderal Soedirman. (Dh)

Valid XHTML 1.0 Transitional

This site best viewed
at 1024x768 resolution
in browser:
FireFox & IE 7